Antonsenelmore3's website

Our website

25
Ap
Belajar Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
25.04.2018 03:41


Ketika menyaksikan sayembara sepakbola dalam layar muka kita terkadang disajikan aktivitas tebak skor yang dijalani para empu. Walau menarik, saya bukan percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Tidak sama dengan menebak siapa menjulang yang mau menang -- atau jika pertandingan bakal berakhir secara seri. Mereka seperti itu lumrah saja dilakukan, walau pada akhirnya sepak bola itu buntar sehingga pemimpin pun kerap kali salah diprediksi. Kenapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini abdi akan sebarkan beberapa tips membuat perkiraan yang tertentu. Bukan berarti saya saja benar dalam memprediksi satu pertandingan. Pasti lah tidak, walaupun dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran dugaan yang pas tinggi: sama 3 atas 4 bayangan saya serasi kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, saya memprediksi bakal terjadi All German pucuk di Persatuan Champions. Di final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah kalender nonton membarengkan, saya menenung Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum ini saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Final, saya mencari Belanda bakal mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; antisipasi bisa betul bisa cela, tapi yang penting satu prediksi telak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka faktor keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, malahan prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi meningkat tajam.

Saya ajak Dikau untuk menyelidiki beberapa antisipasi terakhir abdi guna menjabarkan beberapa prinsip penting yang saya serius akan berguna bagi Engkau saat mengira memprediksi sayembara.

Di antara bayangan yang hamba sebut pada atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian siap logika dalam belakang dugaan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Daripada media ganjil saya mendapat kabar bahwa Ronaldo & Mourinho pula tidak cocok (berita mengenai hal berikut baru terserondok di Nusantara beberapa saat lalu). Sebagai pelatih hamba paham sah arti kekompakan tim di dalam dan di luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang memproduksi saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana pada tim, paling utama saat sebuah turnamen berlanjur di mana pemain harus terus rapi tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Judi Online Indonesia Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat sayembara cup, kemonceran striker demi menentukan. Saat pertandingan liga kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen tim lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau konsistensi keseluruhan menyunggi juga pantas dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya mengikuti hati nurani. Secara subjektif aku membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat menggunakan kacamata bernama objektivitas, aku semua pasti setuju jika Belanda suntuk di atas Indonesia. Dan kemudian mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia hendak bermain sesak gairah, sehingga akan bisa mereduksi perbedaan kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau gede bisa pula diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela 1 buah tim tatkala membuat perkiraan. Kita mahir selalu berjanji tim tambatan hati kita unggul, tapi saat membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di buat fanatisme berkesinambungan.

Saya tersenyum saat mengatakan di 1 buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir bengawan. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berdasar pada fakta-fakta tersebut. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan betul2 benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan keaslian yang lain ialah salah satu contoh dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan sedang menjadi mintakat membuat satu buah prediksi perbandingan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang semarak saat menggulung Bayern, tidak sedikit yang lalu menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini jahat. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik mula musim pula biar tidak bisa dengan rambang menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan sempang kedua kru yang paling dekat beserta saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena prediksi saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak minta saya menjangka berbagai pertandingan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau saya tolak secara alasan sedikit paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Alasan saya itu senafas secara tips prediksi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi kabar dan warta yang indah mengenai tim atau perhubungan tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil sebagai pakar tentang semua perhubungan yang tersedia. Akui saja.

Tips bayangan 7: Kalian juga gak seharusnya meneka setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjulang menurut Dikau 50-50. Jika sudah begitu tahan muncul, hindari mendesak diri memproduksi prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda bakal meningkat.

Sedang banyak usulan lainnya yang bisa serta patut dimanfaatkan dalam membuat sebuah bayangan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik sah maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!