Antonsenelmore3's website

Our website

11
Oc
Tutorial Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
11.10.2017 05:50


Ketika menyaksikan perbandingan sepakbola pada layar muka kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dikerjakan para empu. Walau menarik, saya gak percaya memotong skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Tidak sama dengan menetak siapa tim yang bakal menang -- atau bahwa pertandingan mau berakhir secara seri. Menebak seperti itu natural saja dijalani, walau saat akhirnya sepak bola itu tambun sehingga pemimpin pun acap kali salah diprediksi. Mengapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini saya akan bagikan beberapa trik membuat prediksi yang jitu. Bukan berarti saya selalu benar di dalam memprediksi satu buah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran bayangan yang cukup tinggi: rata-rata 3 atas 4 bayangan saya serasi kenyataan.

2 bulan pra terjadi, beta memprediksi bakal terjadi All German final di Permufakatan Champions. Pada final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang tumpah sebuah programa nonton bareng, saya menenung Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu penguasaan. Sebelum tersebut saya pun meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Final, saya mengira Belanda dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan di sini adalah; prediksi bisa benar bisa melenceng, tapi yang penting satu prediksi telak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka segmen keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak mampu diprediksi dengan 100%, apalagi prediksi menyerempet skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi menumpuk tajam.

Aku ajak Anda untuk membahas beberapa perkiraan terakhir hamba guna menceritakan beberapa prinsip penting yang saya serius akan bernilai bagi Anda saat menguji memprediksi pertandingan.

Di antara antisipasi yang beta sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Walau demikian terselip logika di belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa menggemakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Mulai media aneh saya memperoleh kabar jika Ronaldo serta Mourinho pun tidak akur (berita mengenai hal ini baru tampak di Nusantara beberapa tenggat lalu). Guna pelatih abdi paham sahih arti kesyahduan tim di dalam dan di luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang lumayan on fire, yang membuat saya kekar memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat sebuah turnamen berlangsung di mana pemain harus terus bersama tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat sayembara cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan permufakatan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menyunggi lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau daya keseluruhan tim juga pantas dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya menggulung hati nurani. Secara subjektif saya membela Nusantara tentunya. Namun, saat menggunakan kacamata berpanggilan objektivitas, aku semua tentu setuju kalau Belanda tersendiri di untuk Indonesia. Lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia dengan bermain penuh gairah, sehingga akan mampu mereduksi pertarungan kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau luas bisa saja diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat antisipasi. Kita mahir selalu berpikir tim mahkota kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu logika harus diutamakan di atas fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat menduga di satu media tanda tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir periode. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan benar-benar benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan keaslian yang lain merupakan salah satu contoh dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan sedang menjadi lingkungan membuat satu buah prediksi pertentangan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pun dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena sejarah statistik Dortmund memang megah saat mengikuti Bayern, banyak yang lalu menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pula biar tidak sanggup dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan renggangan kedua menjulang yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena dugaan saya sering saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak minta saya menjangka berbagai pertandingan lainnya. Lazimnya saya abaikan atau hamba tolak dengan alasan luka paham hal kekuatan ke-2 tim. Dalil saya itu senafas secara tips perkiraan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi laporan dan pengetahuan yang elok mengenai kru atau perhubungan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil jadi pakar tentang semua perkongsian yang terdapat. Akui sekadar.

Situs Judi online Terbesar Tips dugaan 7: Kita juga bukan seharusnya memprediksi setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menyunggi menurut Kamu 50-50. Lamun sudah begitu tahan pribadi, hindari memaksakan diri menciptakan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan bayangan anda hendak meningkat.

Tetap banyak suara miring lainnya yang bisa & patut dikenakan dalam menghasilkan sebuah bayangan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti cukup di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh realitas prediksi itu. Sebuah perkiraan yang terhormat, baik sah maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!